KUTACANE —Jumat 31 Juli 2026 Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi (LSM KOMPAK) Aceh Tenggara, Adnan Kst, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Aceh beserta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5. Apresiasi ini diberikan atas kerja keras dan upaya nyata dalam memulihkan infrastruktur jalan yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Fokus Penanganan dan Pemulihan
Saat ini,
Kasatker PJN Wilayah III Provinsi Aceh tengah fokus menangani ruas jalan batas (BTS) Gayo Lues–Aceh Tenggara (Kota Kutacane) secara bertahap. Penanganan ini disesuaikan langsung dengan kondisi lapangan serta tahapan konstruksi yang terukur.
Menurut pihak Kasatker PJN Wilayah III Provinsi Aceh, percepatan pemulihan infrastruktur ini bukan sekadar membangun kembali fisik jalan, melainkan wujud kehadiran negara agar kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bisa kembali normal. Langkah penanganan ini juga bertujuan memperkuat badan jalan sekaligus menjaga konektivitas antarwilayah agar tidak terputus.
Komitmen Kualitas dan Koordinasi
Sementara itu, pihak PPK 3.5 menegaskan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi dan perbaikan dilaksanakan secara profesional dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah guna memastikan mobilitas serta aktivitas harian warga tidak terganggu selama masa pengerjaan berlangsung.
Harapan Masyarakat
Menanggapi percepatan perbaikan ini, Ketua LSM KOMPAK Aceh Tenggara, Adnan Kst, menyatakan dukungan penuhnya. Ia berharap setelah infrastruktur jalan ini kembali kuat dan mantap, masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman—baik untuk keperluan anak-anak pergi ke sekolah, pedagang ke pasar, maupun kelancaran distribusi hasil-hasil pertanian warga di Aceh Tenggara.( Red)























