Empat Organisasi Pers dan Tiga LSM Riau Desak Gubernur Nonaktifkan Plt Kadisdik Akibat Kegagalan SPMB 2025

BHAYANGKARA POST

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:42

50146 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, — Bobroknya sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Riau 2025 tercermin dengan begitu banyaknya masyarakat yang mengeluh, protes, dan bingung bagaimana caranya memasukkan anak ke sekolah negeri.

Pasalnya, sampai berakhirnya masa pendaftaran secara online yang dilaksanakan Panitia SPMB Disdik Riau, tidak tercermin iktikad baik untuk memberikan keadilan kepada seluruh masyarakat.

Karena peduli masalah yang ditimbulkan oleh ketidakbecusan panitia SPMB Disdik Riau ini, dan juga kepedulian akan dunia pendidikan Riau ke depan serta adanya dugaan kecurangan dalam pelaksanaan SPMB 2025 di Disdik Riau, empat organisasi pers dan beberapa ormas serta LSM di Riau akan melakukan aksi damai di Kantor Gubernur dan DPRD Riau pada Kamis, 3 Juli 2025.

Dalam rapat bersama yang dilakukan pada Senin malam, 30 Juni 2025, empat elemen masyarakat Riau yang tergabung dalam organisasi pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yakni: Aliansi Media Indonesia (AMI), Forum Wartawan Pendidikan (FORWADIK) Riau, Solidaritas Pers Indonesia (SPI), Forum Pers Independen Indonesia (FPII), LSM Berantas, LSM Bara Api, dan LSM Fortaran yang peduli akan keberlangsungan dunia pendidikan di Riau, sepakat untuk melaksanakan aksi bersama dengan langsung melibatkan masyarakat yang bertindak sebagai calon orang tua murid yang tidak terjaring dalam SPMB 2025 dan unsur elemen masyarakat lainnya yakni ormas yang ada di Riau untuk melaksanakan aksi damai di depan Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Riau.

Setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya di muka umum, sebagai wujud pemenuhan hak sebagaimana yang diamanahkan dalam UUD 1945 sebagai tangga tertinggi hukum dan perundang-undangan di negara ini dan sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan.

“Kami sebagai elemen masyarakat Riau yang tergabung dalam empat organisasi pers sepakat menduga adanya kecurangan dalam proses, sistem, dan pelaksanaan SPMB SMA/SMK Negeri Riau 2025 yang dilaksanakan oleh Disdik Riau. Sejak awal proses SPMB, kami menemukan banyak sekali ketidaksinkronan antar sistem menggunakan internet atau online dengan kinerja operator serta adanya fungsi ganda pos pengaduan di sekolah dengan di Posko SPMB Disdik Riau. Dan masih banyak lagi masalah lain yang kami amati, kami temukan, dan kami konfirmasi tapi tidak menemukan jawaban yang sinkron dari panitia SPMB 2025, Sekretaris Disdik Riau maupun Plt Kadisdik Riau,” ungkap Koordinator Lapangan Aksi, Ismail Sarlata, Ketua Umum AMI.

Dijelaskan Ismail, dari hasil rapat gabungan itu, mereka juga menyepakati bahwa janji kampanye Gubri tentang prioritas pendidikan hanya omong kosong, alias omdo. Gubri sama sekali tidak peduli pada dunia pendidikan di Riau, dan hanya sibuk jalan-jalan saja.

“Aksi yang kita lakukan besok akan membuka bukti-bukti yang kita miliki tentang pelaksanaan SPMB 2025 di Riau yang kita duga penuh kecurangan yang terstruktur dan masif, yang dilakukan Disdik Riau hingga ke sekolah-sekolah yang merugikan calon peserta didik baru dan orang tuanya, atau masyarakat banyak,” beber Ismail Sarlata.

Ismail Sarlata, Ketua Umum Dewan Pimpinan Aliansi Media Indonesia (AMI), meminta Gubri Abdul Wahid segera meninjau penempatan pejabat-pejabat di Disdik Riau, karena tidak memiliki kompetensi dan integritas tentang peningkatan mutu dan sistem pendidikan sesuai dengan amanat UUD 1945 bahwa pendidikan adalah hak seluruh rakyat Indonesia.

Ismail Sarlata menghimbau masyarakat yang terdampak sistem SPMB SMA/SMK Negeri Riau 2025 ini untuk ikut berpartisipasi dengan mereka dan ikut menyuarakan jeritan mereka yang tidak terakomodir untuk dapat sekolah terbaik dengan alasan yang tidak masuk akal atau dibuat-buat oleh panitia di Disdik Riau. Aksi ini akan diikuti sekitar 400 orang. *

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Didorong Jadi Penolong Cepat dan Tepat di Tengah Masyarakat
SMA Negeri Plus Riau Siap Buka Fakta, Klarifikasi Semua Tuduhan Media
Plt Ketum SWI Herry Budiman: “Polisi Harus Tangkap Dalang Teror terhadap Wartawan!”
Dari Sport Centre Rumbai, Kapolda Riau Serukan Nilai Persaudaraan dan Toleransi untuk Menjaga Marwah Tanah Melayu
Bersihkan Lingkungan dan Bina Ukhuwah, Propam Polda Riau Laksanakan Jumat Bersih dan Program Mengaji di Pesantren Nurul Azhar
Propam Polda Riau Mantapkan Komitmen Kepedulian Sosial dan Green Policing dalam Kegiatan Bakti Sosial Serentak
Baharkam Polri Apresiasi PT PSN Gelar Pelatihan Satpam Kualifikasi Gada Utama I di Pekanbaru
Wakapolda Riau Tegaskan Kepolisian Siap Mendukung Reformasi Hukum dan Penanganan Korupsi di Riau

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:07

Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C di Sejumlah Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:19

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Lawe Sigala-gala Turun Langsung Edukasi Warga tentang Bahaya Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:16

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:18

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Berita Terbaru