Pemkab Aceh Tenggara Cairkan Rp66 Miliar Jelang Idul Fitri, THR ASN,Tulah, Ziswaf, Honor, hingga Dana Desa Disalurkan

BHAYANGKARA POST

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:13

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyalurkan anggaran sekitar Rp.66 miliar menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur pemerintah, penyaluran dana desa, tulah kute, hingga bantuan Ziswaf melalui Baitul Mal.sabtu(14-03-2026).

Pencairan anggaran ini diharapkan dapat membantu aparatur pemerintah serta masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Bupati Aceh Tenggara, H. Salim Fakhry, SE, MM melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara, H. Syukur Selamat Karo Karo, menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk pembayaran THR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta unsur pimpinan daerah dan legislatif.

Ia merinci bahwa anggaran untuk THR Pegawai Negeri Sipil mencapai sekitar Rp20 miliar, sementara THR bagi PPPK dialokasikan sekitar Rp4,6 miliar. Selain itu, tunjangan bagi unsur DPRK serta kepala daerah dan wakil kepala daerah diperkirakan mencapai sekitar Rp160 juta.

Selain pembayaran THR, pemerintah daerah juga menyalurkan tulah kute atau insentif bagi perangkat desa. Untuk penyaluran tulah desa pada bulan Januari 2026, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5.081.634.000. Sementara itu, untuk mukim disalurkan anggaran sekitar Rp175.260.000.

Menurut H. Syukur, penyaluran tulah desa dan mukim tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kesejahteraan aparatur pemerintahan di tingkat desa tetap terjaga.

“Tulah desa dan mukim sudah kita salurkan untuk satu bulan, yaitu bulan Januari 2026,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga telah menyalurkan Dana Desa terhadap 340 Desa dari 385 desa yg ada di Aceh Tenggara dengan total sekitar Rp33 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa di Aceh Tenggara.

Di sisi lain, bantuan sosial melalui program Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) yang dikelola Baitul Mal juga turut disalurkan dengan nilai mencapai sekitar Rp1 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga mencairkan berbagai honorarium bagi sejumlah petugas di beberapa organisasi perangkat daerah. Di antaranya honor bagi petugas di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta sejumlah dinas lainnya dengan total anggaran sekitar Rp2 miliar.

H. Syukur menyampaikan bahwa seluruh pencairan anggaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Ia berharap dengan tersalurnya berbagai anggaran tersebut, baik THR, tulah desa, dana desa, bantuan Ziswaf melalui Baitul Mal, maupun honorarium di sejumlah dinas, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Aceh Tenggara.

“Semoga pembagian THR, tulah desa, dana desa, Ziswaf di Baitul Mal serta honor-honor di beberapa dinas ini dapat membantu ASN, aparatur kute, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan daya beli masyarakat serta ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh Tenggara,” kata H. Syukur.

Dengan pencairan anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah tersebut, pemerintah daerah berharap perayaan Idul Fitri tahun ini dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat, baik oleh aparatur pemerintahan hingga masyarakat di tingkat desa.

(Iskandar)

Berita Terkait

Material Galian Proyek Longsor Jalan Nasional Dipertanyakan, Legalitas Sumbernya Jadi Sorotan
Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti
Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:02

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:01

Polresta Bandung Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:35

Jelang HUT RI ke-81, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun Gencarkan KRYD Cegah Geng Motor dan Balap Liar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:06

Ratusan Siswa SMAN 1 Berastagi dan Yayasan Perguruan Bersama Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:14

Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:34

Prof Sutan Nasomal Menyambut Positif Giat Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime dan Balap Liar Saat Akhir Pekan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:38

Tak Terima Dikaitkan Video Viral, Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Ultimatum Dun Belanda: Buka Bukti atau Hadapi Jalur Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:02

Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah

Berita Terbaru