Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

BHAYANGKARA POST

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:05

50158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan kebocoran limbah septic tank. Limbah yang menimbulkan bau tidak sedap ini berada di sekitar Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jalan Pemasyarakatan, Tangkerang Utara, Senin (30/03/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Maizar menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada warga di Kecamatan Bukit Raya atas ketidaknyamanan tersebut.

Ia mengakui bahwa kondisi hunian yang padat menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sanitasi.

Saat ini, jumlah penghuni yang berada di dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru tercatat mencapai sekitar 1.800 orang.

Angka yang besar ini memerlukan sistem pembuangan yang ekstra optimal agar tidak berdampak buruk pada lingkungan pemukiman warga.

Maizar menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memiliki niat untuk mengabaikan aspek kesehatan masyarakat sekitar. Ia menjamin bahwa setiap laporan warga akan ditangani dengan serius sebagai prioritas utama institusi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi yang terjadi. Perlu kami tegaskan bahwa pihak Lapas tidak pernah berniat mencemari lingkungan,” ujar Maizar saat memberikan keterangan pers.

Ia berjanji akan segera melakukan pengecekan teknis secara menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah di Lapas tersebut.

Evaluasi komprehensif dilakukan untuk menemukan titik lemah pada instalasi sanitasi yang ada saat ini.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap sistem sanitasi yang ada, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar,” tambahnya secara tegas.

Sebagai langkah konkret, Kanwil Ditjenpas Riau akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan tenaga teknis profesional. Sinergi ini bertujuan agar penanganan limbah dilakukan secara tepat, ilmiah, dan terukur.

Koordinasi lintas instansi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi jangka panjang yang permanen.

Dengan demikian, pengelolaan limbah ke depan tidak akan lagi menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Maizar juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses perbaikan ini dengan membuka ruang dialog seluas-luasnya.

Masyarakat dipersilakan memberikan masukan atau laporan langsung jika masih menemukan kendala di lapangan.

“Kami membuka diri terhadap setiap masukan. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melakukan pembenahan ke depan,” katanya menutup pembicaraan.

Melalui komitmen ini, Ditjenpas Riau berharap hubungan antara pihak Lapas dan warga sekitar kembali harmonis.

Sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan bersama.

Sumber: Lapas llA Pekanbaru

(Ros.H)

Berita Terkait

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
DPRD KBB Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Naik Rp25,39 Miliar dan Belanja Bertambah Rp169,06 Miliar
DPRD KBB pastikan Perda PKL, Bukan Digusur Tapi Ditata dan Diberi Kepastian Usaha, Ketua Pansus Sampaikan Ini
DPD PSI Nganjuk, Peringati HUT RI ke 81, Bersama Legiun Veteran dan Giat aneka Lomba
Rully H. Alfiady Resmi Pimpin AMS 2026–2031, Siapkan Program Pendamping Desa hingga Penguatan Kader
Kesbangpol dan SWI Jabar Perkuat Hubungan Profesional demi Informasi yang Berkualitas
Dua Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pengamen di Majalaya Ditangkap Polisi
Dua Pekan Hilang Dicuri, Motor Warga Bandung Akhirnya Kembali Berkat Polisi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:07

Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C di Sejumlah Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:19

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Lawe Sigala-gala Turun Langsung Edukasi Warga tentang Bahaya Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:16

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:18

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Berita Terbaru