Kapolsek Blangkejeren Imbau Warga Waspadai Pembakaran Sampah yang Picu Kebakaran Lahan

BHAYANGKARA POST

Senin, 14 Juli 2025 - 15:40

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues— Kebakaran lahan kosong yang terjadi di belakang MTs Negeri 2 Blangbengkik, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, berhasil dipadamkan dengan cepat berkat respons sigap dari Polsek Blangkejeren dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Peristiwa yang terjadi pada Senin pagi, 14 Juli 2025, sekitar pukul 09.00 WIB itu sempat menimbulkan kepanikan karena lokasi kebakaran berdekatan dengan fasilitas pendidikan.

Kapolsek Blangkejeren, IPTU Syamsuddin, S.H., langsung menginstruksikan personel piket untuk bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Petugas yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) segera melakukan koordinasi dengan tim pemadam kebakaran Kabupaten Gayo Lues.

“Begitu menerima informasi, kami langsung menerjunkan anggota untuk mengamankan lokasi dan membantu proses pemadaman api,” kata IPTU Syamsuddin saat dikonfirmasi di lokasi.

Lahan yang terbakar diperkirakan seluas ±5 rante, ditumbuhi semak belukar dan terletak persis di belakang lingkungan sekolah. Untungnya, akses menuju lokasi masih memungkinkan untuk dilalui mobil pemadam, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan dengan cepat dan efektif. Api berhasil dipadamkan seluruhnya pada pukul 09.40 WIB.

Menurut hasil pengecekan awal di lapangan, dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh anak-anak sekolah. Api diduga merambat ke area semak yang kering akibat musim kemarau, hingga akhirnya membesar dan membakar lahan kosong milik warga.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren IPTU Syamsuddin, S.H., menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, ia menegaskan bahwa kesadaran dan kewaspadaan seluruh pihak sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran lahan dan hutan saat musim kemarau.

“Kami mengapresiasi sinergi cepat antara pihak kepolisian, pemadam kebakaran, dan masyarakat dalam menangani kejadian ini. Semangat gotong royong dan kepedulian bersama sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar,” ujar IPTU Syamsuddin.

Pihak kepolisian juga telah memberikan imbauan kepada pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan api terbuka seperti pembakaran sampah. Langkah pencegahan, menurut Kapolsek, jauh lebih penting untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar sekolah dan permukiman warga.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan atau membuka lahan dengan cara dibakar. Hal ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, mengingat tindakan tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami minta masyarakat untuk tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Apabila ditemukan pelanggaran, pelakunya akan diproses sesuai hukum. Dan jika masyarakat melihat adanya titik api atau aktivitas mencurigakan, kami harap segera dilaporkan ke kepolisian terdekat,” pungkasnya.

Dengan insiden ini, Polres Gayo Lues kembali mengingatkan pentingnya peran aktif seluruh masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah bencana, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering dan rawan kebakaran. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan
Propam Polres Gayo Lues Lakukan Pemeriksaan Kelengkapan dan Tes Urine Personel Polsek dan Pos Polisi
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
PT Hopson Beroperasi Lagi Meski Dibekukan, Masyarakat Pertanyakan Nyali Aparat Menjaga Wibawa Hukum
Di Tengah Larangan Resmi, PT Hopson Diduga Tetap Produksi dan Tinggalkan Ancaman Limbah bagi Warga
Pasca Pembekuan Resmi Pemerintah, Cerobong PT Rosin Masih Mengepul, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Pemerintah Aceh Diuji dalam Kasus PT Rosin, “Tidak Ada Negara di Atas Negara” Jadi Sorotan
Perubahan Nama Tak Cukup Menutup Masalah, PT Rosin Kembali Disorot Karena Dugaan Pelanggaran Berlapis

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:02

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:01

Polresta Bandung Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:35

Jelang HUT RI ke-81, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun Gencarkan KRYD Cegah Geng Motor dan Balap Liar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:06

Ratusan Siswa SMAN 1 Berastagi dan Yayasan Perguruan Bersama Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:14

Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:34

Prof Sutan Nasomal Menyambut Positif Giat Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime dan Balap Liar Saat Akhir Pekan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:38

Tak Terima Dikaitkan Video Viral, Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Ultimatum Dun Belanda: Buka Bukti atau Hadapi Jalur Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:02

Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah

Berita Terbaru