Rektor UIA Hadiri Seremoni Penanaman Pohon Bersama Mahasiswa dan Warga Desa Penanggalan

BHAYANGKARA POST

Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:23

50359 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Mahasiswa Universitas Islam Aceh (UIA) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Desa Penanggalan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Kegiatan ini ditandai dengan seremoni penyerahan program KPM kepada masyarakat desa serta aksi penanaman pohon di area Masjid Desa Penanggalan.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025 ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Aceh, Dr. Nazarudin, bersama sejumlah tokoh penting di wilayah Kecamatan Penanggalan, termasuk Camat Penanggalan, perwakilan dari Polsek Penanggalan, Babinkamtibmas Aipda Zulfan Gecik, dan jajaran perangkat desa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan dan sinergi yang kuat antara dunia pendidikan tinggi, pemerintah setempat, serta masyarakat dalam mewujudkan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Rektor UIA Dr. Nazarudin menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini adalah bentuk nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai teori di dalam kelas, tetapi juga harus mampu menerapkan ilmunya secara langsung di tengah masyarakat.

“Mahasiswa hadir bukan untuk menggurui, tetapi untuk belajar bersama masyarakat, memahami persoalan di lapangan, dan ikut serta menjadi bagian dari solusi,” ungkap Dr. Nazarudin.

Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang dilaksanakan oleh mahasiswa UIA di Desa Penanggalan berfokus pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian alam. Salah satu bentuk konkretnya adalah penanaman pohon di sekitar masjid desa yang tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga memberikan nilai estetika dan kesejukan lingkungan sekitar.

Kepala Desa Penanggalan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa UIA yang telah memilih desanya sebagai lokasi pengabdian. Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk kegiatan lain yang bersifat edukatif dan partisipatif.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Ini bukti nyata bahwa dunia kampus bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat desa, dan bersama-sama membangun perubahan dari akar rumput,” ujarnya.

Sementara itu, Babinkamtibmas Penanggalan Aipda Zulfan Gecik menambahkan bahwa kegiatan penanaman pohon dan pengabdian sosial ini juga berkontribusi terhadap ketahanan sosial masyarakat, sebab membangun desa tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga nilai-nilai kepedulian sosial dan lingkungan.

Penanaman pohon secara simbolis dilakukan di halaman Masjid Desa Penanggalan dengan melibatkan mahasiswa, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Jenis pohon yang ditanam meliputi pohon pelindung dan tanaman buah, yang diharapkan dalam beberapa tahun ke depan akan memberikan manfaat jangka panjang.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam membangun desa dengan pendekatan kolaboratif dan berwawasan lingkungan. Sinergi yang terbangun antara universitas, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program pengabdian ini.

Di akhir kegiatan, mahasiswa UIA menyerahkan simbolis program kerja yang akan dijalankan selama masa KPM berlangsung. Mereka berkomitmen untuk terus berinteraksi dan melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan, dengan harapan tercipta proses saling belajar dan bertumbuh bersama.

Kegiatan KPM Universitas Islam Aceh di Desa Penanggalan diharapkan menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi di wilayah lain. Semangat gotong royong, kepedulian lingkungan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi landasan utama dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Laporan: Syahbudin Padank
Redaksi Media

Berita Terkait

Saat Dikonfirmasi Soal Proyek Jalan Handel–Singkohor Rp21,5 Miliar, Pelaksana Proyek Justru Pertanyakan Status Wartawan
Surat Terbuka dari Warga ke Pemerintah Desa: Mencegah Mabuk-Mabukan Menjadi Budaya di Lingkungan Permukiman
Teror Jelang Subuh Menimpa Wartawan di Aceh, Mobil Dirusak dan Keluarga Syok, Dunia Pers Bergejolak
Masyarakat Geram, Kasus Pajak dan Penipuan Pulih Kombih Belum Tersentuh Proses Hukum Serius
Klarifikasi Lengkap Nurasiah: Tudingan Penyalahgunaan Dana Desa Dinilai Tidak Berdasar
Pelayanan Amburadul, Kantor Desa Subulussalam Kota Baru Buka Setelah Pukul 10
Duit Negara Dikorup, Wartawan Ditantang Duel: Camat Sultan Daulat Diambang Jerat Hukum
Ramona Menulis Tanpa Konfirmasi, Satpol PP Menuduh Tanpa Dasar: Kasus Warung Kopi Subulussalam Diambang Gugatan Hukum

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:10

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:12

Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:39

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:18

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:41

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:31

Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:24

Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:35

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran

Berita Terbaru