Kabil Darurat Ekologis: Ancaman Longsor dan Debu Maut Dibiarkan Demi Receh Pengusaha!

BHAYANGKARA POST

Kamis, 16 Oktober 2025 - 22:26

50415 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Jika pembiaran tambang ilegal di Kabil terus berlanjut, Batam sedang menghadapi bencana ekologis yang dirancang sendiri.

Laporan warga menunjukkan dampak nyata: debu tebal yang mengancam pernapasan, gangguan aliran air, dan potensi tanah longsor akibat pengerukan yang tanpa perencanaan dan melanggar standar lingkungan.

Ironisnya, ancaman kesehatan dan keselamatan ribuan warga ini ditukar dengan “receh” ilegal yang mengalir ke kantong segelintir pemodal dan oknum.

Pemerintah Kota Batam dan instansi lingkungan hidup wajib disorot. Di mana fungsi pengawasan dan penindakan mereka? Kesehatan publik dan kelestarian lingkungan seharusnya menjadi prioritas utama yang dilindungi konstitusi, jauh di atas kepentingan bisnis ilegal.

Harga jual bebatuan ($800 ribu hingga $1 juta) yang dicatat, hanyalah nilai transaksional, sementara biaya kerusakan ekosistem yang harus ditanggung rakyat tak ternilai harganya.

Ini adalah kejahatan lingkungan yang dibiarkan beroperasi, menandakan matinya sensitivitas ekologis di mata pemangku kebijakan. []

Berita Terkait

DPD PSI Nganjuk, Peringati HUT RI ke 81, Bersama Legiun Veteran dan Giat aneka Lomba
Rully H. Alfiady Resmi Pimpin AMS 2026–2031, Siapkan Program Pendamping Desa hingga Penguatan Kader
Kesbangpol dan SWI Jabar Perkuat Hubungan Profesional demi Informasi yang Berkualitas
Dua Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pengamen di Majalaya Ditangkap Polisi
Dua Pekan Hilang Dicuri, Motor Warga Bandung Akhirnya Kembali Berkat Polisi
Siswa MI Abdul Malik Tunjukkan Disiplin dan Cinta Tanah Air
Belanja Sewa Hotel Rp 49 Juta lebih di Kecamatan Saguling KBB Disorot, Diduga Abaikan Inpres No 1 Tahun 2025,
Sinergi Sekolah dan Masyarakat, Komunitas INI BUDI Dorong Anak Cinta Buku dan Berani Bercerita

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:12

Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:28

Material Galian Proyek Longsor Jalan Nasional Dipertanyakan, Legalitas Sumbernya Jadi Sorotan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:18

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:41

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:31

Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:24

Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:35

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:32

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Berita Terbaru