Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang

BHAYANGKARA POST

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:55

50146 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau, – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar secara resmi membuka Opening Ceremony Festival Perang Air (Cian Cui) dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026. Kegiatan budaya tahunan itu digelar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Selatpanjang, Selasa (17/2/2026).

Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso, S.I.K., M.H., Kalaksa BPBD Provinsi Riau, jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, serta tokoh lintas agama dan organisasi kemasyarakatan.

Turut hadir Ketua Lembaga Adat Melayu Riau, Ketua MUI, perwakilan NU dan Muhammadiyah, KONI, Pemuda Pancasila, pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Kerukunan Keluarga Besar Pejuang, Yayasan Sosial Vihara Sejahtera Sakti, umat Buddha, Majelis Agama Khonghucu Indonesia, serta Majelis Rohaniawan Tridharma Agung Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan bahwa Festival Perang Air (Cian Cui) merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah masuk dalam Kalender Event Nasional.

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga strategi pemerintah daerah dalam menjadikan tradisi lokal sebagai ikon pariwisata.

“Festival Perang Air ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mengangkat, memelihara, dan melestarikan tradisi masyarakat agar dikenal lebih luas,” ujar Asmar.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya warga Tionghoa di Selatpanjang, dalam memeriahkan perayaan Imlek tahun ini.

Bupati berharap festival tersebut dapat menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat lintas suku dan agama, terlebih perayaan Imlek berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadan.

“Melalui Festival Cian Cui mari kita jalin kekompakan, saling menghargai dan menghormati antar suku, etnis, dan budaya demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman dan damai,” katanya.

Selain itu, Asmar mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Ia juga mengimbau peserta dan pengunjung festival untuk menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan, termasuk melaksanakan kerja bakti setelah kegiatan selesai agar kota tetap bersih dan asri,” tutupnya.

Festival Perang Air Cian Cui Selatpanjang setiap tahun menjadi magnet wisata budaya di Provinsi Riau.

Tradisi saling siram air ini melambangkan doa keselamatan, keberkahan, serta harapan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

Sumber: Humas Bupati Kepulauan Meranti

(Ros.H)

Berita Terkait

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
DPRD KBB Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Naik Rp25,39 Miliar dan Belanja Bertambah Rp169,06 Miliar
DPRD KBB pastikan Perda PKL, Bukan Digusur Tapi Ditata dan Diberi Kepastian Usaha, Ketua Pansus Sampaikan Ini
DPD PSI Nganjuk, Peringati HUT RI ke 81, Bersama Legiun Veteran dan Giat aneka Lomba
Rully H. Alfiady Resmi Pimpin AMS 2026–2031, Siapkan Program Pendamping Desa hingga Penguatan Kader
Kesbangpol dan SWI Jabar Perkuat Hubungan Profesional demi Informasi yang Berkualitas
Dua Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pengamen di Majalaya Ditangkap Polisi
Dua Pekan Hilang Dicuri, Motor Warga Bandung Akhirnya Kembali Berkat Polisi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:07

Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C di Sejumlah Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli Dialogis, Cegah Karhutla Sebelum Meluas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:19

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Lawe Sigala-gala Turun Langsung Edukasi Warga tentang Bahaya Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:16

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:04

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:18

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Berita Terbaru