Kisah Castro: Dari Pahlawan Kemanusiaan Menjadi Korban Ancaman Maut

BHAYANGKARA POST

Minggu, 28 September 2025 - 18:09

50243 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raja, Ogan Ilir – Sebuah insiden menegangkan terjadi pada Minggu malam (28/09/2025) pada pukul 21.00 WIB di Kelurahan Tanjung Raja. Castro, seorang warga yang berniat baik memisahkan keributan rumah tangga, justru nyaris kehilangan nyawa akibat ancaman pembunuhan dengan senjata tajam berupa tombak Babi yang dilakukan oleh Rizal Ependi.

Awal Kejadian

Keributan bermula ketika seorang ibu bernama Dar datang ke rumah Castro meminta pertolongan. Ia mengadu bahwa suaminya, Rizal Ependi, memukul anak kandungnya sendiri hanya karena membela seorang gadis remaja bernama Prisa yang tinggal menumpang di rumah mereka.

Tergerak rasa kasihan, Castro bersama sang istri mendatangi rumah Dar dan Rizal Ependi. Niatnya sederhana: menenangkan keadaan, memberi nasihat, dan mencegah terjadinya kekerasan lebih jauh. Namun suasana kian memanas. Adu mulut antara Rizal Ependi dan istrinya, Dar, tak kunjung reda.

Mencegah Kekerasan Berujung Ancaman Maut, ” Saat emosi memuncak, seorang warga bernama Anggun yang tengah hamil berteriak meminta tolong karena Rizal hendak melukai istrinya sendiri. Castro spontan melerai dan mencoba menenangkan.

Namun bukannya menghargai niat baik tersebut, Rizal Ependi justru marah besar. Ia mengambil tombak babi dan mengacungkannya ke arah Castro sambil berteriak:
“Pergi kau dari rumahku! Kalau tidak, kutombak kau mati!”

Suasana pun mencekam. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Castro berusaha menghindar, bahkan melompat turun dari tangga rumah demi selamat dari hunusan senjata tajam. Rizal masih terus mengejar hingga 10–15 meter jauhnya, beruntung Castro berhasil selamat.

Laporan ke Polisi: ” Merasa nyawanya terancam, pada pukul 21.30 WIB Castro bersama istrinya segera mendatangi Polsek Tanjung Raja untuk melaporkan insiden tersebut. Mendapat laporan, pihak kepolisian langsung menuju lokasi rumah Rizal Ependi. Sayangnya, pelaku sudah kabur bersama Prisa, gadis yang menjadi pemicu keributan.

Kapolsek Tanjung Raja kemudian meminta keluarga pelaku dan RT setempat untuk segera menghubungi Rizal agar mendatangi kantor polisi dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Tegas! Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan ”
Castro menegaskan kepada aparat dan keluarga pelaku: “Jika Rizal Ependi tidak meminta maaf, tidak membuat surat perjanjian tertulis, dan tidak menyesali perbuatannya yang hampir mencelakai nyawa orang yang tidak bersalah, maka kasus ini akan saya bawa sampai ke tingkat Polda. Keadilan wajib ditegakkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.”

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bahwa niat baik justru sering dibalas dengan ancaman. Kekerasan dalam rumah tangga apalagi disertai pengancaman senjata tajam bukanlah perkara sepele. Negara wajib hadir menegakkan hukum, agar tidak ada lagi warga yang jadi korban hanya karena berusaha melerai dan menegakkan kebenaran.

PPWI-OI

Berita Terkait

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
DPRD KBB Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Naik Rp25,39 Miliar dan Belanja Bertambah Rp169,06 Miliar
DPRD KBB pastikan Perda PKL, Bukan Digusur Tapi Ditata dan Diberi Kepastian Usaha, Ketua Pansus Sampaikan Ini
DPD PSI Nganjuk, Peringati HUT RI ke 81, Bersama Legiun Veteran dan Giat aneka Lomba
Rully H. Alfiady Resmi Pimpin AMS 2026–2031, Siapkan Program Pendamping Desa hingga Penguatan Kader
Kesbangpol dan SWI Jabar Perkuat Hubungan Profesional demi Informasi yang Berkualitas
Dua Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pengamen di Majalaya Ditangkap Polisi
Dua Pekan Hilang Dicuri, Motor Warga Bandung Akhirnya Kembali Berkat Polisi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:19

Perkuat Pengawasan Perbatasan Aceh–Sumut, Polres Aceh Tenggara melalui Polsub Sektor Lawe Pakam Periksa Kendaraan dan Antisipasi Narkoba

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Lawe Sigala-gala Turun Langsung Edukasi Warga tentang Bahaya Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:35

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Bahaya Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:16

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:18

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:45

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:52

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Berita Terbaru