LAKI dan Wartawan Investigasi Ungkap Bobroknya Infrastruktur Pendidikan di Idi Tunong

BHAYANGKARA POST

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:15

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Kritik keras kembali meledak dari masyarakat sipil atas kondisi memprihatinkan dunia pendidikan di Aceh Timur. SD Negeri 1 Idi Tunong menjadi sorotan tajam setelah terungkap bahwa ruang guru di sekolah itu terpaksa disulap menjadi ruang belajar karena kekurangan lima lokal kelas. Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Timur menyebut kondisi ini sebagai bentuk kelalaian dan pembiaran oleh pemerintah daerah.

Ketua LAKI Aceh Timur, Saiful Anwar, menyampaikan kecamannya usai meninjau langsung lokasi sekolah bersama Ketua Organisasi Wartawan Aceh Timur, Dedi Saputra, pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Ia menyebut kondisi tersebut tidak hanya menyedihkan, tapi juga memalukan, mencerminkan kegagalan total birokrasi pendidikan di Aceh Timur.

“Pemerintah Aceh Timur harusnya malu. Ini wajah asli pendidikan kita: ruang guru dipakai untuk ruang kelas, anak-anak belajar dalam kondisi seperti pos ronda. Ini pelecehan terhadap amanat UUD tentang hak atas pendidikan,” ujar Saiful dengan nada geram.

Ia menuding langsung Bupati Iskandar Usman Al-Farlaki yang dinilai gagal memberikan kepemimpinan yang berpihak pada pendidikan rakyat. Penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur menurutnya tak membawa perubahan, bahkan memperburuk situasi karena tidak terlihat adanya tindakan nyata.

“Kalau Plt Kadis tak mampu bekerja atau sengaja tutup mata, lebih baik mundur. Jangan biarkan anak-anak kami tumbuh dalam kebodohan yang diakibatkan kelalaian pejabat,” kata Saiful.

Ia juga mempertanyakan ke mana hilangnya suara para anggota DPRK, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan pejabat terkait lainnya yang selama ini rutin bicara soal anggaran besar untuk pendidikan.

“Setiap tahun anggaran pendidikan digelontorkan miliaran rupiah. Tapi faktanya? Sekolah masih kekurangan kelas, guru tidak punya ruang kerja. Ini bukan miskin anggaran, ini miskin nurani,” tegasnya.

Saiful menyebut fenomena di SD 1 Idi Tunong sebagai bukti nyata bahwa pembangunan hanya berhenti di atas kertas dan rapat-rapat seremonial. Ia memperingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan serius dari Pemkab, LAKI bersama aliansi wartawan dan masyarakat akan membawa persoalan ini ke tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami tidak akan diam. Kami siap buka semua borok ini di depan publik. Kami akan gelar konferensi pers terbuka, bahkan siap menyurati langsung Menteri Pendidikan. Kalau pendidikan saja dibiarkan hancur, lantas pembangunan seperti apa yang mau kalian banggakan?” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur. Sementara itu, kondisi fisik SDN 1 Idi Tunong masih tetap memprihatinkan, menjadi simbol paling telanjang dari kegagalan negara menjamin hak dasar anak-anak di pelosok negeri. (TIM)

Berita Terkait

BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal
Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan
Kasus Larangan Wartawan Liput Rapat Desa Aceh Timur Memicu Sorotan Serius soal Demokrasi dan Keterbukaan
Fanst Respon Counter Polri Nusantara Apresiasi Profesionalisme Polres Aceh Timur dalam Menangani Penemuan Mayat di Semak-semak
Jalan Sekolah di Aceh Timur Dibangun Tanpa Transparansi, LAKI: Ini Pelanggaran Serius
Pendiri PESAWAT Nilai Watak Diktator Tidak Pantas untuk Jabatan Publik, Dukung Pencopotan Plt Kadisdikbud Aceh Timur
Dugaan Salah Kelola Anggaran dan Sikap Diktator, Bustami Terancam Dicopot dari Jabatan Plt Kadisdikbud Aceh Timur

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:02

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:01

Polresta Bandung Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:35

Jelang HUT RI ke-81, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun Gencarkan KRYD Cegah Geng Motor dan Balap Liar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:06

Ratusan Siswa SMAN 1 Berastagi dan Yayasan Perguruan Bersama Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:14

Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:34

Prof Sutan Nasomal Menyambut Positif Giat Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime dan Balap Liar Saat Akhir Pekan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:38

Tak Terima Dikaitkan Video Viral, Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Ultimatum Dun Belanda: Buka Bukti atau Hadapi Jalur Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:02

Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah

Berita Terbaru